Powered By Blogger

Wednesday, May 2, 2018

Cara mengungkapkan Doa dengan Baik

Doa secara Katolik
Berdoa merupakan bentuk kepasrahan manusia pada Sang Penciptanya. kelemahan manusia dalam hal ini terbukti dengan adanya permohonan, harapan, cinta, serta imannya pada Tuhan. di dunia ini, banyak orang yang pandai berdoa, dengan mengungkapkan kata-kata indah dengan segenap hatinya. berdoa juga merupakan ungkapan jiwa seseorang sebagai bukti tanggapan positif atas berkat yang ia terima. Tuhan sendiri sebenarnya tidak memandang bagus tidak bagus atau panjang pendeknya sebuah doa, karena sebenarnya Tuhan sudah tahu apa yang akan kita sampaikan padaNya. Tuhan hanya menginginkan kejujuran serta ketulusan kita dalam berdoa.
Disini saya hanya menawarkan salah satu bentuk doa dalam format hubungan manusia dan Tuhan secara Katolik dan mudah-mudahan bisa membantu kita untuk merangkai kalimat-demi kalimat komunikasi kita dengan Tuhan.
mari....
Diawali dengan Tanda Salib
Awal doa
Hendaknya menyapa Allah Bapa/ Yesus/ Roh Kudus (Tri Tunggal Maha Kudus) dan mengucap syukur padaNya.
Misalnya: Tuhan Yesus yang Mahabaik, syukur dan terima kasih atas penyertaanMu hingga saat ini.
Isi doa
Mengungkapkan isi doa yang telah ditentukan sebelumnya yaitu mendoakan orang sakit.
Misalnya: …sudilah Engkau menjamah orang-orang yang hingga saat ini sedang menderita sakit agar mereka juga dapat merasakan kasih dan suka citaMu pada setiap manusia, seperti kami di sini...
Penutup doa
Ketika isi doa telah selesai disampaikan, hendaknya doa ditutup dengan:
Misalnya: …Demi Kristus Sang Guru Sejati kami yang baik. Amin. Atau …sebab Engkaulah Allah yang bertahta dalam Kerajaan Surga kini dan selamanya. Amin.

Diakhiri dengan Tanda Salib

0 comments:

Post a Comment